Selasa, 06 September 2016

Kehidupan baru dan Harapan Baru


Alhamdulillah wasyukurillah....Allahumma salli ala sayyidina muhammad wa ala alii sayyidina muhammad.
Bismillahirrahmanirrahim.
Mungkin cerita ini agak terlambat, dikarenakan kesibukan bekerja yang luar biasa. Hampir lima bulan yang lalu, kehidupan baru saya dimulai (duh...Parah ya ga pernah posting 😀) Memulai kehidupan baru dengan teman, sahabat, bahkan bisa disebut kenalan lama. Hehehe😆Ia yang dulu Q sebut namanya pada postingan "Lelakiku". Memulai hidup mulai dari nol. Memulai hidup dengan menumpang pada orang tua. Masih riwa-riwi antara rumah orang tua dan rumah mertua. Dan, alhamdulillah rumah mertua masih terjangkau.
Berbicara mengenai mertua. Kali ini aku juga menguak sedikit pengalaman saya. Apa yg diceritakan teman-teman saat berbicara mengenai Ibu Mertua ternyata tidak seseram yang dibicarakan dulu. Ibu mertuaku baik loh...hanya saja manusiawi sih namanya juga wanita. Jiwa cerewet masih ada di dalam dirinya. Hehehe...Ya kalau menurutku, cerewetnya ya cerewet baik sih. Cerewet mengingatkan kedalam kebaikan. Bahkan, kalau lagi di rumah mertua saya suka sungkan sendiri. Saking baiknya ibu mertuaku, aku ga dibolehin kerja, bahkan sekedar bantu-bantu ga boleh. Tapi ya pastinya aku tanggaplah, meskipun begitu.
So far...Alhamdulillah hingga saat ini kami masih berharap akan datangnya anak. Semoga Allah Taala segera memberikan karunia kepada kami, seorang anak yang shalih, shalihah, anak yang baik agama dan akhlaknya, anak yang cerdas, anak yang berbakti kepada orang tua, anak yang bermanfaat bagi semuanya. Aamiin...Allahumma Aamiin...

Template by:

Free Blog Templates