Jumat, 21 Desember 2012

Ibu

Selamat hari ibu, ibuku sayang...
Seuntai doa di tiap sujudku selalu ku ucapkan pada illahi rabbi.
Demi kesehatannmu, umur yang barokah, dan kemuliaan selalu di sisi Allah.
Itulah yang selalu kupinta pada Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

Maaf, aku masih belum bisa membuatmu tersenyum.
Membuatmu membanggakan diri di depan orang banyak, karena anakmu ini masih belum menjadi orang yang sukses.
Namun, kau selalu membanggakanku di depan banyak orang.
Meskipun banyak cemooh, cibiran yang engkau dapatkan.
Kau serasa tak peduli akan semua itu.
Kau selalu membanggakan aku.

Ibu...
Aku janji suatu saat nanti, aku akan kabulkan semua harapan dan impianmu selama ini.
Aku janji ibu...
Aku akan buat ibu bangga mempunyai anak seperti diriku.
Anak yang selalu merepotkanmu, selalu membuatmu jengkel apabila aku terkadang membantah perkataanmu, nasehatmu.
Bahkan, aku yang selalu membuatmu menangis dalam pilu.
Betapa berdosanya diriku ini ibu...
Maafkan aku ibu...
Maafkan aku..



Surabaya, 22 Des 2012
yang selalu mencintaimu

LuwLuQ

Puisi BJ Habibie untuk Istrinya, Ainun...


Bissmillahirrahmanirrahimm....Sebenarnya ini bukan tentang kematianmu, bukan itu...

Karena, aku tahu bahwa semua yang ada pasti menjadi tiada pada akhirnya,...

dan kematian adalah sesuatu yang pasti...
dan kali ini adalah giliranmu untuk pergi, aku sangat tahu itu...

Tapi yang membuatku tersentak sedemikian hebat,..

adalah kenyataan bahwa kematian benar-benar dapat memutuskan
kebahagiaan dalam diri seseorang, sekejap saja, lalu rasanya mampu membuatku menjadi nelangsa setengah mati
hatiku seperti tak di tempatnya, dan tubuhku serasa kosong melompong, hilang isi...

Kau tahu sayang, rasanya seperti angin yang tiba-tiba hilang berganti kemarau gersang...

Pada airmata yang jatuh kali ini, aku selipkan salam perpisahan panjang...

Pada kesetiaan yang telah kau ukir, pada kenangan pahit manis selama kau ada...

Aku bukan hendak mengeluh, tapi rasanya terlalu sebentar kau disini...

Mereka mengira aku lah kekasih yang baik bagimu sayang...
tanpa mereka sadari, bahwa kaulah yang menjadikan aku kekasih yang baik...

Mana mungkin aku setia, padahal memang kecederunganku adalah mendua.
Tapi, kau ajarkan aku kesetiaan, sehingga aku setia.
Kau ajarkan aku arti cinta, sehingga aku mampu mencintaimu seperti ini...

Selamat jalan...
Kau dari-Nya, dan kembali pada-Nya...

Kau dulu tiada untukku, dan sekarang kembali tiada...

Selamat jalan sayang...
Cahaya matamu, penyejuk jiwaku...

Selamat jalan...
Calon bidadari surgaku...

-HABIBIE-





Subhanallah...
Sungguh indah puisi BJ Habibie untuk istrinya, Ainun.
Menggambarkan cinta dan kesetiaan yang tulus.
Hingga pada akhir hayatnya pun cinta itu masih tulus diberikan.
Semoga kita selalu menjadi hamba yang tulus dalam menerima segala kondisi yang ada.
Layaknya cinta Habbie pada Ainun istrinya.


yang menginginkan cinta yang tulus


LuwLuQ

Selasa, 18 Desember 2012

a prayer


A Prayer

Ya Allah,
Ampunilah jika aku jatuh cinta pada makhlukMu.
Tolonglah pelihara agar tidak berkurang cintaKu untukMu.
Penuhilah hatiku dengan cinta hanya untukMu.
Ya Allah,
Satukannlah kami agar dapat saling mengingatkan ketika khilaf, meluruskan ketika berbelok tak berarah dan menguatkan ketika lemah.
Berikannlah kekuatan agar kami dapat menyelesaikan persoalan dengan kesabaran, petunjuk serta perintahMu.
Kami mohon bimbing dan kuatkanlah cinta-cinta kami agar kami semakin cinta padaMu.
Agar kami memiliki keluarga Sakinah, Mawaddah Warahmah dengan ridhoMu
Jadikannlah Keluarga dan keturunan kami hingga akhir zaman mengabdi hanya kepadaMu.
Hingga di akhirat kami nanti, kami semua dapat bertemu denganMu.
Amin ya Rabbal Alamin..,



yang dirudung lara

LuwLuQ

Template by:

Free Blog Templates